Palestina menginginkan kedua wilayah tersebut sebagai inti negara merdeka di masa depan.
Hamas mengatakan setiap upaya untuk mengecualikan mereka dari kancah politik setelah perang adalah sebuah “khayalan.”
Dalam sebuah peringatan baru-baru ini, seorang pejabat keamanan mengatakan kepada situs berita yang terkait dengan Hamas bahwa upaya yang dilakukan oleh klan atau pemimpin komunitas untuk bekerja sama dengan rencana Israel untuk mengelola Gaza akan dianggap sebagai “pengkhianatan” dan akan ditanggapi dengan “tangan besi.”
Namun kelompok tersebut membantah laporan media bahwa mereka telah membunuh beberapa pemimpin klan setempat dalam beberapa hari terakhir karena mengganggu distribusi bantuan. [Red]#VOA








