Menurutnya, hal ini menjadi harapan bersama, bahwa hubungan antara aparat dan masyarakat pekerja bisa terus berjalan secara sinergis dan saling menghormati.
“Dengan semangat gotong royong dan penghormatan terhadap aspirasi pekerja, May Day 2025 di Surabaya menjadi momen refleksi yang tidak hanya menyuarakan tuntutan, tetapi juga memperkuat solidaritas antar elemen masyarakat,” tutup Agus.
Seperti diketahui, dalam pengaman peringatan May Day 2025, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menerjunkan 3.716 personel gabungan.
Dalam pengamanan tersebut, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan melarang anggotanya membawa senjata api.
Ia juga menekankan agar dalam pengamanan hari buruh internasional 2025 di Surabaya itu dilaksanakan secara humanis. [Red/Yud]








