Beberapa poin pengakuan redaksi antara lain:
- Tidak ada konfirmasi langsung kepada Subandi.
- Sumber informasi tidak valid, hanya berasal dari pihak ketiga.
- Permintaan maaf terbuka kepada Subandi dan manajemen TKB atas kerugian moral yang ditimbulkan.
Pertemuan antara kedua belah pihak menghasilkan kesepakatan damai. Subandi menegaskan bahwa tuduhan yang menyudutkan dirinya tidak benar, termasuk isu yang menyebut adanya penyelidikan hukum.
“Alhamdulillah, semua sudah selesai secara kekeluargaan. Narasi yang menyebut saya menghilang maupun fitnah terkait penyidikan, itu tidak benar,” tegas pria yang akrab disapa Mas Bandi.








