Enam Bulan Perang Gaza: Kehancuran dan Kematian Tanpa Henti

  • Whatsapp
Bangunan-bangunan yang hancur tampak di Jalur Gaza, terlihat dari Israel selatan pada 20 November 2023. (AP Photo/Leo Correa)

Sejak 7 Oktober, Israel telah menyerang daerah kantong tersebut, menewaskan 33.137 orang termasuk lebih dari 13.000 anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, dan The Associated Press.

Orang-orang Palestina mendoakan jenazah korban tewas dalam pengeboman oleh Israel sebelum menguburkannya di kuburan massal di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 22 November 2023. (Foto: Mohammed Dahman/AP Photo)
Orang-orang Palestina mendoakan jenazah korban tewas dalam pengeboman oleh Israel sebelum menguburkannya di kuburan massal di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 22 November 2023. (Foto: Mohammed Dahman/AP Photo)

Kementerian Kesehatan Gaza tidak membedakan antara korban warga sipil dan kombatan dalam perhitungannya. Namun mengatakan bahwa dua pertiga dari korban tewas adalah perempuan dan anak-anak.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Tujuh puluh persen penduduk Palestina di Gaza telah mengungsi di wilayah kantong tersebut, dan sekitar setengah dari penduduknya tinggal di kota paling selatan Gaza, Rafah.

Kelaparan di Depan Mata

Makanan menjadi langka di Gaza karena bantuan kemanusiaan hampir tidak mencapai wilayah itu. Menurut PBB, ancaman kelaparan makin mendekat dan hanya sedikit warga Palestina yang mampu meninggalkan wilayah yang terkepung tersebut. Sebesar 31 persen anak-anak di bawah usia 2 tahun mengalami kekurangan gizi akut di Gaza utara.

Warga Palestina mencari makanan di kamp pengungsi Jabaliya di Jalur Gaza, 18 Maret 2024.(Foto: Mahmoud Essa/AP Photo)
Warga Palestina mencari makanan di kamp pengungsi Jabaliya di Jalur Gaza, 18 Maret 2024.(Foto: Mahmoud Essa/AP Photo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *