Genangan air sepanjang lebih dari 500 meter di jalur penghubung Desa Bojoasri menuju Desa Waruk, Kecamatan Karangbinangun, membuat mobilitas warga lumpuh. Untuk tetap bisa bersilaturahmi, warga berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu. Namun, jalur alternatif ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor.
Hingga kini, warga berharap pemerintah segera turun tangan agar banjir yang berkepanjangan ini dapat ditangani, sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan perayaan Idulfitri bisa berlangsung sebagaimana mestinya. [NH]








