Eksekusi Rumah di Kecamatan Babat Antara Kepastian Hukum vs Tragedi Kemanusiaan

  • Whatsapp

Ia mengungkapkan bahwa ketidakmampuannya melunasi pinjaman bukan disengaja, melainkan akibat usahanya yang gulung tikar terhantam krisis ekonomi.

“Saya bukan sengaja tidak bayar, usaha saya gulung tikar karena krisis. Bank hanya melihat angka,” ungkap Nur dengan suara bergetar di tengah isak tangisnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bagi Nur, rumah tersebut menyimpan nilai sejarah keluarga yang mendalam—mulai dari memori doa sang ibu, tumbuh kembang anak-anaknya, hingga goresan kenangan di dinding rumah. Sambil memeluk anggota keluarganya, ia harus dievakuasi untuk sementara waktu menumpang di tempat tinggal kerabat tanpa kepastian masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *