“Listrik ini adalah nikmat Tuhan, mohon digunakan sebaik-baiknya, jika dimanfaatkan dengan baik akan menjadi teman, jika kita tidak memanfaatkannya dengan baik maka akan menjadi musuh, sehingga bisa mengakibatkan kebakaran serta banyak kerugian,” ujarnya.
Atib (73) salah satu penerima manfaat program BPBL di Kabupaten Lamongan merasa terbantu dengan program ini.
Pria yang bekerja sebagai petani dan buruh serabutan ini mengucapkan terima kasih dan bersyukur karena mendapatkan bantuan pasang baru listrik. Ia mengatakan selama ini menyalur listrik dari rumah anaknya.
“Kami sangat terbantu atas program ini, apalagi selama ini kami belum sanggup pasang listrik sendiri,” ujar Atib.
Hal senada juga disampaikan oleh Kani (31). Berprofesi sebagai petani dan buruh harian lepas, membuatnya tidak sanggup jika memasang listrik sendiri.








