Saat ini, Pemerintah bersama Komisi VII DPR RI menargetkan 26.605 Rumah Tangga tidak mampu di Provinsi Jawa Timur akan menerima sambungan listrik gratis melalui program BPBL.
Pada tahap awal, telah ditetapkan sebanyak 19.261 rumah tangga di Provinsi Jawa Timur dan akan terus ditingkatkan secara bertahap.
“Program BPBL ini telah dijalankan sejak tahun 2022 dan tetap berlanjut pada tahun 2024 dengan target 150.000 rumah tangga se-Indonesia,” terang Muhadi.
Program BPBL ini bersifat gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Apabila pada pelaksanaannya terdapat pungutan liar, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan kepada kami, Kementerian ESDM melalui berbagai kanal seperti media sosial dan Contact Center 136.
Dalam kesempatan yang sama anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti Widya Putri berharap semoga program BPBL ini menjadi berkah bagi masyarakat dan bermanfaat bagi semua.








