Dipilihnya tanaman jagung, kata AKBP Agung karena jenis bahan pangan itu perawatannya mudah, cepat panen, dan dapat ditanam dimana saja.
“Kita tanami jagung yang mudah dirawat, cepat panen, dan bisa ditanam di mana saja,” ujar AKBP Agung.
Sedangkan untuk sumber protein, pihaknya menggalakkan Pengelolaan Pangan Bergizi (P2B) di mana salah satu programnya berupa penebaran bibit ikan Lele.
Di tingkat desa, peran bhabinkamtibmas diharapkan mempercepat pemerataan program hingga ke masyarakat.
Dalam hal ini Polri diharapkan memberi contoh memanfaatkan lahan tidur di lingkungannya sendiri.
Jika tiap keluarga melakukan hal serupa, kebutuhan makanan dan gizi sehari hari diharapkan tercukupi.








