Untuk itu, ia pun meminta izin kepada pihak kampus dalam hal ini Direktur Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk tidak mengikuti yudisium karena melaksanakan tugas sebagai PHD. “Alhamdulillah akhirnya izin untuk mengikuti wisuda secara daring didapatkan dari pihak Pascasarjana,” imbuh Nana.
Fokus Layani Tamu Allah
Saat ini Nana mengaku fokus menjalankan tugas untuk melayani jamaah haji sebagai dokter. Ini merupakan pengalaman pertamanya sebagai petugas haji. Ia bersama tenaga kesehatan lainnya memang harus kerja keras karena banyak jamaah yang lansia, beresiko tinggi sehingga siap 24 jam.








