Tak hanya itu, RPJMD juga diminta menyelaraskan visi dengan program prioritas nasional seperti Sekolah Rakyat, Makanan Bergizi Gratis, dan Koperasi Merah Putih. Program tersebut dinilai penting sebagai wujud kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan rakyat.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi kolaborasi DPRD dan Pemprov Jatim dalam menyusun RPJMD. Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut akan menjadi pedoman strategis bagi perangkat daerah dalam menyusun kegiatan, serta acuan bagi kabupaten/kota di Jawa Timur.
“Kami ingin RPJMD ini menjadi instrumen pembangunan yang adil, tepat sasaran, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Menuju Jatim yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujar Khofifah.
Setelah pengesahan bersama, RPJMD akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri untuk evaluasi, sebelum akhirnya ditetapkan oleh Gubernur sebagai Perda yang mengikat seluruh unsur pemerintahan daerah.








