“Sering untuk operasi pasar, kita juga bisa memberikan harga yang lebih rendah dari pasaran karena kita langsung bermitra dengan distributor,” kata Kusumawati Nilam kepada awak media.
Dalam operasi pasar mandiri kali ini Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi mendapat alokasi beras medium dalam kemasan 5 kilogram sebanyak 1,5 ton dari Bulog. Dijual dengan harga 51 ribu rupiah untuk setiap kemasannya atau dibawah harga pasar yang mencapai 16 hingga 17 ribu rupiah perkilogramnya.
Sedangkan untuk harga telur di pasar masih relatif tinggi, menyentuh harga 32 ribu rupiah untuk setiap kilogramnya. Karenanya untuk meringankan beban warga, dalam operasi pasar mandiri harga telur dijual 28 ribu perkilogram. Sayangnya, operasi pasar mandiri kali ini Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi hanya mampu menyediakan 50 kilogram telur. Padahal, biasanya bisa menyediakan hingga 200 kilogram telur. Sehingga tak mengherankan jika dalam hitungan menit telur yang tersedia sudah ludes diserbu pembeli.








