“Karena permintaan telur cukup tinggi dan lonjakan harga, distributor kami yang langsung dari peternakan yang berada di Klitik dan Kendal juga keterbatasan ketersediaan stok,” jelas Nilam.
Rencananya Dinas Perdagangan Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi akan melakukan operasi pasar mandiri, guna memberikan harga yang lebih rendah dari pasaran karena bisa langsung bermitra dengan distributor. [Don]








