“Kita belum tahu,” ujarnya singkat ketika ditanya mengenai penyebab sakit yang dialami para siswa.
Pihak sekolah berharap hasil pemeriksaan laboratorium dapat segera keluar sehingga penyebab insiden tersebut dapat diketahui secara pasti. Hasil tersebut juga diharapkan menjadi dasar evaluasi agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih aman dan tidak menimbulkan kekhawatiran di kalangan siswa maupun orang tua.
Kasus dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis ini menambah daftar insiden serupa yang sebelumnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Pada beberapa kasus terdahulu, puluhan hingga ratusan siswa juga dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, diare, dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut. Meski demikian, setiap kasus tetap memerlukan investigasi dan hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab sebenarnya.[Yud]








