Di Tengah Kabar Hilangnya Helikopter Raisi, Khamenei Pastikan “Tak akan Ada Gangguan dalam Urusan Negara”

  • Whatsapp
Helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi “mendarat darurat” pada Minggu (19/5), (Foto: IRNA)

Iran menerbangkan berbagai jenis helikopter di negaranya, tetapi sanksi internasional menyulitkan untuk mendapatkan suku cadang. Armada udara militer Iran juga sebagian besar berasal dari masa sebelum Revolusi Islam 1979.

Raisi Disebut Sebagai Pengganti Khamenei Kelak

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Raisi, yang berusia 63 tahun, adalah seorang tokoh garis keras yang sebelumnya memimpin lembaga peradilan di negara itu. Dia dipandang sebagai anak didik Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Sejumlah analis mengatakan Raisi dapat menggantikan Khamenei, yang kini berusia 85 tahun, setelah dia wafat atau mengundurkan diri dari jabatannya.

Raisi memenangkan pemilihan presiden Iran pada 2021, sebuah pemungutan suara dengan jumlah pemilih terendah dalam sejarah Republik Islam.

Raisi dijatuhi sanksi oleh Amerika karena keterlibatannya dalam eksekusi massal ribuan tahanan politik pada 1988 saat akhir perang Iran-Irak.

Di bawah kepemimpinan Raisi, Iran kini memperkaya uranium hingga mencapai tingkat yang hampir setara dengan senjata nuklir dan menghambat inspeksi internasional. Iran telah mempersenjatai Rusia dalam perangnya melawan Ukraina, serta meluncurkan serangan drone dan rudal besar-besaran ke Israel di tengah perangnya melawan Hamas di Jalur Gaza. Iran juga terus mempersenjatai kelompok-kelompok proksi di Timur Tengah, seperti pemberontak Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *