Dia menilai negara-negara muslim tetap mempertahankan hubungan diplomatik dengan Israel karena pertimbangan ekonomi dan hubungan dengan Amerika Serikat.
Hasbi mengharapkan negara-negara di Timur Tengah yang merupakan anggota OKI bisa memblokade Israel baik melalui darat, laut, dan udara jika takut berperang dengan Israel. Hal ini, menurutnya, dapat menimbulkan tekanan terhadap Israel dan Amerika serta sekutu-sekutunya. Jika OKI tidak melakukan langkah konkrit, tambahnya, maka organisasi itu bisa dikatakan terlibat secara tidak langsung dalam genosida yang dilakukan Israel di Gaza.
Yon Machmudi, pengamat timur tengah dari Universitas Indonesia menila.i jika semua negara anggota OKI konsisten tidak melakukan segala jenis hubungan dengan Israel, maka ini akan berdampak langsung terhadap perekonomian Israel, dan bukan tidak mungkin perekonomiannya menjadi terpuruk.
Selain itu, lanjut Yon, OKI bisa mengevaluasi kembali hasil kerja enam negara yang pernah ditunjuk mewakili OKI untuk berunding untuk mengakhiri Perang Gaza, yakni Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar, Turki dan Nigeria.
Dia mengharapkan seruan pemutusan segala bentuk hubungan hubungan dengan Israel dan seruan mengeluarkan Israel dari keanggotaan PBB bisa diadopsi sebagai salah satu keputusan dari KTT luar biasa OKI-Liga Arab di Riyadh ini.
“Kalau suatu negara anggota PBB tidak menaati aturan-aturan yang ditetapkan oleh PBB dalam bentuk resolusi, hukum internasional, dan bahkan kemudian menganggap berbagai agensi, i termasuk UNRWA dan UNIFIL, tidak lagi representasi PBB, artinya negara itu tidak layak lagi menjadi anggota,” tuturnya. [Red]#VOA








