“Rantai pulau pertama sangat penting, bukan? Dan rantai pulau pertama adalah Taiwan dan Filipina. Jadi dengan adanya pasukan Amerika yang berotasi di Filipina, hal itu menjadi masalah bagi mereka,” katanya.
China mengecam perjanjian Enhanced Defense Cooperation Agreement (EDCA) tersebut, dengan mengatakan hal itu melanggar kedaulatan Filipina. Manila tidak setuju.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina Kolonel Medel Aguilar mengatakan, “Yang China lakukan ini adalah semacam propaganda, hanya untuk menaruh kebencian pada apa yang kami lakukan di sini. Yang penting bagi kami adalah kami akan mendapatkan manfaat dari perjanjian itu.”
Di luar Camilo Osias, hanya sedikit penduduk yang menyadari manfaat atau kerugiannya pangkalan kecil yang bisa segera memainkan peran besar dalam keamanan Asia. [Red]#VOA








