“Pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan terus kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan masyarakat maupun lingkungan,” ujar AKP Anang Purwo Widodo.
Menurut AKP Anang, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk memantau kondisi fisik lahan, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat. Kondisi cuaca yang terik dan minim curah hujan membuat ranting serta daun kering sangat mudah tersulut api jika ada aktivitas pembakaran terbuka secara sembarangan.
Oleh karena itu, pihak kepolisian meminta komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga lingkungan sekitar dan menghindari tindakan spekulatif yang memicu kebakaran.








