DELI SERDANG | DN – Jalur wisata Medan-Berastagi mendadak mencekam setelah kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Insiden maut ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka.
Peristiwa tragis ini bermula saat arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang melambat akibat adanya kecelakaan awal antara mobil penumpang dan truk pengangkut dolomit. Di tengah antrean kendaraan yang mengular, sebuah truk bermuatan air mineral yang melaju dari arah Berastagi menuju Medan mendadak hilang kendali.
Diduga mengalami rem blong, truk muatan berat tersebut langsung menghantam deretan kendaraan di depannya yang sedang tertahan akibat proses evakuasi insiden pertama.
Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Firman, menuturkan bahwa dirinya mendengar serangkaian benturan keras sebelum melihat kondisi jalan yang sudah luluh lantak oleh kendaraan yang saling bertabrakan.
“Begitu saya tiba di lokasi, sudah banyak kendaraan yang bertabrakan. Ada penumpang mobil yang terjepit dan dievakuasi menggunakan ambulans. Saya juga melihat seorang pengendara sepeda motor mengalami luka serius di bagian kepala,” ungkap Firman memberikan kesaksian.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Utara, Kombes Achmad Fauzi, mengonfirmasi bahwa total ada sembilan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini. Rinciannya meliputi tujuh unit mobil, satu sepeda motor, serta satu truk yang diduga kuat menjadi pemicu utama tabrakan.
“Sebagian besar kendaraan bergerak menuju Kota Medan, sementara satu mobil melaju dari arah berlawanan menuju Bandar Baru. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 12 korban dalam peristiwa ini. Empat orang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka,” jelas Kombes Achmad Fauzi.
Seluruh korban luka maupun meninggal dunia kini telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, petugas kepolisian dari Satlantas bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi bangkai kendaraan, serta mengurai kemacetan panjang yang sempat lumpuh total.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, memeriksa sejumlah saksi mata, serta mengecek kelaikan kendaraan guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan maut tersebut. [Sat]








