Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E., menekankan bahwa gedung baru ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang lahirnya gagasan dan kebijakan pendidikan. Ia mendorong agar fasilitas ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari wisuda, pertemuan komunitas pendidikan, hingga aktivitas seni seperti gamelan, karawitan, dan menulis.
“Jadikan tempat ini ruang berpikir, ruang berkontribusi, dan ruang memberi manfaat,” pesan Bupati yang akrab disapa Mas Lindra.
Ia juga menyinggung pentingnya simbol nilai lintas generasi dalam bangunan publik serta menekankan transparansi. Banyaknya jendela di gedung ini disebut sebagai lambang keterbukaan terhadap kritik dan masukan.








