Bupati juga menekankan penggunaan aspal hotmix agar hasil perbaikan lebih tahan lama, terutama di musim hujan. “Saya tidak mau pakai coldmix, harus hotmix semuanya. Supaya jalan tidak cepat rusak terkena air,” ujarnya.
Pemkab Sidoarjo telah melakukan pemetaan jalan rusak untuk mempercepat penanganan. Dari hasil pemetaan, kewenangan perbaikan dibagi antara PUBMSDA dan kantor kecamatan melalui program PIWK (Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan). Dengan pembagian ini, Subandi berharap tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan.








