“Kami tidak ingin bahwa wong Jowo ilang Jowone, wong Sidoarjo kelangan wayang asli Sidoarjo termasuk yang akan ditampilkan nanti,” ucapnya.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menekankan untuk mendorong desa maupun masyarakat Sidoarjo untuk melestarikan budaya wayang kulit seperti ini. Beliau meminta pagelaran wayang kulit asli Sidoarjo dapat ditampilkan saat menggelar hajatan. Dengan begitu salah satu budaya asli Sidoarjo dapat tetap lestari ditengah gempuran zaman.
“Mau tidak mau, suka tidak suka wong Sidoarjo, pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kecamatan, desa harus gelem ngurip-nguripi budaya asli Sidoarjo,” ujarnya.








