Bupati Gus Muhdlor Minta Masyarakatnya Guyub Rukun, Saat di Desa Sidokepung

  • Whatsapp

SIDOARJO ( DN  ) – Kesenian wayang kulit sudah menjadi budaya nusantara. Banyak nilai-nilai kearifan lokal wisdom yang didalamnya hasil dari kebudayaan leluhur. Oleh karenanya Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali berharap kebudayaan lokal yang ada tidak luntur ditelan zaman. Bahkan masyarakat diminta lebih menambah kecintaannya terhadap budaya wayang kulit seperti ini.

“Kesenian wayang kulit seperti ini banyak mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang sesuai dengan karakter bangsa kita, untuk itu sudah seharusnya kita lestarikan agar tidak luntur tergerus zaman kebudayaan lokal khususnya Sidoarjo,” ucapnya saat menghadiri pegelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Ruwah Desa Sidokepung Kecamatan Buduran, Kamis malam, (7/3).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gus Muhdlor sapaan akrab bupati Sidoarjo mengatakan pagelaran wayang kulit seperti ini akan menambah kecintaan lokal wisdom. Oleh karenanya pertunjukan budaya semacam ini dapat lebih disemarakan lagi. Dengan begitu budaya asli nusantara tidak akan pernah hilang ditengah-tengah masyarakat. Generasi muda juga akan mengetahui bahwa budaya merupakan jati diri bangsa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *