Bunuh ART asal Indonesia, Singapura Hukum Gantung Warga Bangladesh

  • Whatsapp
Pintu masuk pengunjung Layanan Penjara Singapura (foto: dok). Singapura hari Rabu (28/2) mengeksekusi seorang pria Bangladesh yang membunuh seorang kekasihnya, ART asal Indonesia.

Gangguan ini “melibatkan reaksi berlebihan dan intens dan perubahan perilaku yang terkait dengan peristiwa-peristiwa yang menyebabkan stress, yang berada di luar kemampuan orang tersebut untuk mengatasinya,” tambah lembaga ini.

TJC juga mengatakan bahwa baik jaksa maupun pembela hukum “sepakat bahwa Ahmed memiliki “ketidaknormalan dalam pikiran” tetapi pengadilan memutuskan bahwa hal itu tidak cukup dijadikan pembelaan untuk mengesampingkan tanggung jawab pelaku.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

PBB, kelompok HAM dan dan para penolak hukuman mati lainnya mengatakan, tidak ada bukti dampak jera dan mendesak praktik hukuman mati dihentikan.

Para pejabat Singapura bersikukuh bahwa hukuman mati membantu negara itu menjadi yang teraman di Asia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *