Di Sulsel, kemarau mulai terasa lebih awal, terutama di wilayah pesisir seperti Makassar, Gowa, dan Takalar. BMKG Wilayah IV Makassar mencatat suhu udara harian berkisar antara 31–34 derajat Celsius, dengan tutupan awan yang minim sehingga panas terasa lebih menyengat.
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BBMKG Wilayah IV, Rizky Yudha, menyebut kondisi ini dipicu oleh berkurangnya awan yang membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan bumi.
“Ada potensi El Nino lemah pada semester kedua tahun ini. Meski tidak sekuat 2023, tetap perlu diwaspadai karena bisa memperpanjang periode kemarau,” ujarnya.
Prakirawan BMKG, Farid, menambahkan bahwa peluang hujan masih ada dalam 1–10 hari ke depan, meski intensitasnya rendah. Wilayah pesisir selatan seperti Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba sudah masuk kategori tanpa hujan menengah, sementara daerah utara seperti Toraja Utara dan Luwu masih berpotensi hujan.








