Bagaimana Reaksi Timur Tengah Terhadap Kemenangan Donald Trump?

  • Whatsapp
Seorang pria Iran sedang membaca koran yang memuat foto Capres Partai Republik dan mantan Presiden Amerika Donald Trump serta Capres Partai Demokrat Wakil Presiden Amerika Kamala Harris, di Teheran, Iran, 6 November 2024. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Namun, Al Sharif menyatakan kekhawatirannya bahwa Trump mungkin akan mengakui aneksasi Israel atas sebagian besar wilayah Tepi Barat di bawah pemerintahan sayap kanan Israel saat ini, yang menurutnya “akan memperumit keadaan”, baik bagi Palestina maupun Yordania.

Di Gaza, kemenangan Donald Trump menuai reaksi keras dari seorang warga.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Walid Abdul Wahab, seorang pelajar berusia 19 tahun dari Rafah, menyatakan keberatannya atas kemenangan Trump, dan mengatakan bahwa hal tersebut hanya akan menjadi positif jika Trump menginginkan warga Palestina “memiliki hak yang sama dengan warga dunia lainnya.”

“Rakyat Amerika, terutama para presiden Amerika, terutama Donald Trump, tidak akan (membuat) perubahan besar bagi Palestina, kecuali jika ia menginginkan perdamaian, menginginkan hak perdamaian, hak pendidikan, hak kesehatan yang dimiliki oleh semua orang di seluruh dunia,” katanya.

Sementara itu, Haidar Hussein, yang berasal dari ibu kota Irak, Baghdad, mengutarakan harapan terbesarnya adalah agar Trump menghentikan perang di Jalur Gaza dan Lebanon.

Ia mengungkapkan, “Saya harap pesan saya sampai kepada Trump. Trump adalah seorang politisi yang sudah lama berkecimpung di dunia politik dan dia bukan orang baru di dunia politik. Kami memintanya untuk mempertimbangkan bahwa wilayah Timur Tengah adalah kawasan yang sangat sensitif dan rentan terhadap perang regional. Kami berharap dia akan mengingat hal tersebut dan akan menenangkan situasi yang sulit di kawasan tersebut.” [Red]#VOA