NGAWI | DN – Akses mobilitas warga di Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi kini memasuki babak baru. Melalui kerja sama erat dan semangat gotong royong, Babinsa Posramil Pitu Kodim 0805/Ngawi bersama masyarakat setempat resmi membangun Jembatan Garuda, Minggu (9/8/2026).
Pembangunan sarana penyeberangan ini menjadi jawaban atas kendala geografis yang selama ini memisahkan dua dusun di Desa Cantel. Sebelum jembatan dibangun, warga tidak memiliki akses penyeberangan yang memadai dan terpaksa mengandalkan susunan batu di tengah sungai.
Danposramil Pitu mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sangat berisiko bagi keselamatan warga, terutama saat debit air sungai melonjak dan berarus deras di musim hujan.
“Akses ini merupakan urat nadi harian masyarakat, baik untuk mengangkut hasil pertanian, pergi ke pasar, maupun anak-anak yang berangkat sekolah. Dulu warga harus bertaruh keselamatan menyeberangi tumpukan batu. Kehadiran Jembatan Garuda ini mengubah kondisi tersebut menjadi jauh lebih aman,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Infrastruktur ini merupakan bagian dari program Presiden RI Prabowo Subianto yang difokuskan pada pemerataan pembangunan infrastruktur desa serta percepatan pemulihan ekonomi masyarakat tingkat tapak. Dengan terhubungnya kedua dusun, efisiensi distribusi hasil tani dipastikan meningkat pesat.
Keterlibatan aktif jajaran Babinsa Kodim 0805/Ngawi dalam proses konstruksi di lapangan sekaligus mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat. Gotong royong ini tidak hanya mempercepat penyelesaian fisik jembatan, tetapi juga mempererat solidaritas antara aparat dan warga.
“Sekarang warga Desa Cantel sudah memiliki penyeberangan yang layak. Kami berharap Jembatan Garuda ini dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Danposramil. [Don]








