Amnesty Internasional Indonesia: 268 Pembela HAM Diserang Sepanjang 2023

  • Whatsapp
Seorang aktivis memegang poster aktivis hak asasi manusia Munir Thalib, yang meninggal dalam penerbangan Garuda Indonesia ke Amsterdam tahun lalu, di depan istana presiden di Jakarta pada 8 Desember 2005. (Foto: REUTERS/Dadang Tri)

Menurut Ika, kebebasan pers di Indonesia dihadapkan pada situasi menurunnya indeks demokrasi di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Freedom House lembaga asal Amerika Serikat yang mengukur implementasi demokrasi menetapkan status demokrasi Indonesia sebagai belum sepenuhnya demokratis. Dilansir dari Kompas.com, Freedom House menyatakan skor demokrasi Indonesia mengalami kemunduran dari 65 pada 2013 menjadi 59 pada 2022.

Permasalahan HAM di Papua

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Anis Hidayah mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi persoalan HAM di Papua yang sedianya menjadi prioritas karena berpotensi menyebabkan eskalasi jumlah kekerasan dan pelanggaran HAM di kemudian hari.

“Di luar itu ruang demokrasi, kebebasan berpendapat dan berkumpul di Papua masih sangat terbatas, terutama ruang-ruang ekspresi bagi masyarakat asli Papua, aktivis, mahasiswa yang memperjuangkan hak masyarakat adat,” kata Anis.

Permasalahan HAM lain di Papua adalah soal partisipasi masyarakat Papua dalam implementasi Otonomi Khusus Jilid II, yang memunculkan kasus sengketa agraria yang juga berisiko menyebabkan kerentanan konflik di Papua, khususnya masyarakat adat.

Sepanjang 2023, Komnas HAM menerima 2.753 pengaduan dugaan pelanggaran HAM, dengan rincian ketidakprofesionalan aparat (613), agraria (652), pengabaian kelompok rentan (227), ketenagakerjaan (171) dan lainnya (298). Pihak yang paling banyak diadukan adalah Polri (771), Korporasi (412) dan Pemerintah Daerah (301). [Red]#VOA