Menurut informasi yang didapat oleh redaksi mediabangsanews.com di lokasi tambang, terdapat dua alat berat yang beroperasi di dua lahan tambang yang dikelola oleh bos yang berbeda, dengan inisial NR dan Adip. Tambang tersebut diduga ilegal, dan bahan bakar yang digunakan untuk alat beratnya diduga memakai Bio Solar.









