Skandal Pupuk Bersubsidi: Harga Skandal Pupuk Bersubsidi: Harga Melonjak, Aparat Desa Dinilai AbaiMelonjak, Aparat Desa Dinilai Abai

  • Whatsapp

GRESIK | MDN – Polemik penyaluran pupuk bersubsidi di Dusun Kedungjati, Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, memicu keresahan mendalam di kalangan petani. Kelompok Tani (Poktan) setempat diketahui menjual pupuk Urea dan Phonska dengan harga Rp120.000 per karung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Para petani mengaku terpaksa membeli pupuk dengan harga tersebut karena kebutuhan mendesak untuk musim tanam. “Harga ini tidak masuk akal. Pupuk bersubsidi seharusnya membantu kami, bukan menjerat,” keluh seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *