LAMONGAN | DN – Ratusan santri Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar Simo, Desa Sungelebak, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, melakukan aksi tak biasa pada Selasa (10/3/2026). Mereka turun ke jalan membawa gayung dan timba plastik, bukan untuk demonstrasi, melainkan untuk menguras genangan banjir yang sudah berbulan-bulan menghambat akses utama menuju pesantren.
Aksi ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus kritik terhadap lambannya penanganan banjir di wilayah Lamongan. Selama lebih dari empat bulan, air terus merendam jalan penghubung Sukodadi–Karanggeneng tanpa tanda-tanda surut.







