TAKALAR | DN – Kondisi Jalan Damme-Lanyara yang menghubungkan wilayah Kelurahan Pattene dan Desa Moncongkomba kembali menjadi sorotan publik. Jalan yang telah puluhan tahun tak tersentuh perbaikan signifikan itu dinilai semakin memprihatinkan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat setempat mengaku resah. Selain menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, kondisi jalan yang rusak parah juga memperbesar risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan. Usulan perbaikan yang telah disampaikan selama beberapa tahun terakhir belum juga terealisasi.
Merespons kondisi tersebut, para pemuda yang tergabung dalam organisasi PAGORA 40 menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Takalar. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Jenderal Lapangan, Risal Keca, bersama Koordinator Lapangan, Ryan Anugrah.
Dalam orasinya, Risal Keca mempertanyakan kejelasan tahapan pengusulan perbaikan Jalan Damme–Lanyara.








