TRENGGALEK – DN | Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, melayangkan kritik terhadap praktik pembelian seragam di sejumlah sekolah negeri yang dinilai memberatkan masyarakat. Melalui kegiatan reses di Kabupaten Trenggalek, Deni menerima keluhan warga tentang mahalnya biaya pengadaan seragam bagi siswa baru di SMA/SMK Negeri.
“Kalau benar ada kewajiban membeli seragam dengan harga tinggi, ini harus segera ditindak. Tak boleh ada pemaksaan yang menekan wali murid,” ujarnya tegas, Senin (7/7/2025).
Meski Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur telah menyatakan bahwa tidak ada kewajiban pembelian seragam, temuan di lapangan menunjukkan kondisi yang berlawanan. Menurut laporan warga, kain seragam didistribusikan oleh rekanan sekolah dengan harga mencapai Rp195 ribu per meter, mencakup seragam abu-abu putih dan pramuka.








