Pada Kamis (30/1), pengadilan dijadwalkan membacakan putusan apakah Salwan Momika bersalah atas menghasut kebencian etnis. Namun, dengan tewasnya Momika, polisi memulai penyelidikan pembunuhan.
STOCKHOLM, SWEDIA | DN – Seorang pria yang berulang kali membakar Al-Qur’an di Swedia selama 2023, yang memicu kemarahan di negara-negara Muslim, telah ditembak mati, sejumlah media Swedia melaporkan, pada Kamis (30/1). Pada saat yang sama, polisi mengonfirmasi seorang pria tewas dalam penembakan sehari sebelumnya.
Pengadilan Stockholm dijadwalkan membacakan putusan pada Kamis apakah Salwan Momika bersalah karena menghasut kebencian etnis. Momika adalah warga Irak Kristen yang membakar Al-Qur’an dalam serangkaian protes.
Pengadilan menunda pembacaan putusan tersebut hingga 3 Februari, dengan mengatakan bahwa “karena Salwan Momika telah meninggal, diperlukan lebih banyak waktu.”








