DN – Ditetapkannya Donald Trump sebagai presiden terpilih pascapilpres AS membuat harga saham-saham sempat naik. Namun, pada Selasa (12/11), reli tersebut melambat karena adanya kekhawatiran atas kemungkinan perang dagang antara China dan AS.
Sementara itu, euro anjlok ke level terendahnya dalam setahun, dan pound Inggris turun satu persen terhadap dolar, yang menguat karena adanya ekspektasi bahwa kebijakan Trump akan menjaga suku bunga tetap tinggi.
“Reli pasar saham terhenti sementara pada Selasa,” kata Kathleen Brooks, direktur riset di perusahaan broker XTB.
Pasar saham utama Eropa dan Asia ditutup merugi, dengan Frankfurt dan Paris turun lebih dari 2%, sementara Hong Kong turun hampir 3%.
Sementara itu, saham-saham di China tertekan karena adanya kekecewaan terhadap Beijing yang tidak memiliki langkah ekstra untuk mendorong ekonominya yang tengah lesu.








