Sedikitnya 116 Jurnalis Tewas dalam Perang Israel Hamas

  • Whatsapp
FILE - Para jurnalis merekam dari atas bangunan yang rusak menghadap bangunan rumah sakit Al-Salam yang porak poranda di Khan Yunis, 7 April 2024, setelah Israel menarik pasukan daratnya keluar dari Jalur Gaza selatan. (AFP)

Serangan Hamas ke Israel Oktober 2023 memicu konflik paling mematikan dalam sejarah baru para jurnalis dan pekerja media. Sedikitnya 116 dari mereka, terbunuh. VOA berbicara dengan para reporter serta sejumlah analis media, mengenai pentingnya para jurnalis di lapangan bisa bekerja dengan bebas.

DN – Sebanyak 1.200 orang tewas dan 251 orang disandera Hamas dalam serangan ke Israel pada tanggal 7 Oktober tahun lalu. Serangan itu pun memicu sebuah perang yang berlanjut hingga hari ini.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Di antara banyaknya korban sipil yang tewas, puluhan di antaranya adalah jurnalis.

Jodie Ginsberg, CPJ (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)
Jodie Ginsberg, CPJ (Cristina Caicedo Smit-Liam Scott/VOA)

Jodie Ginsberg, CEO dari Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) mengatakan, “Ada lebih banyak jurnalis yang terbunuh dalam 10 minggu pertama perang ini, dibandingkan dengan yang terbunuh di satu negara selama satu tahun,” kata Jodie Ginsberg, CEO dari Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *