Kritik Operasi Gaza dan Lebanon, Macron Imbau Embargo Senjata ke Israel

  • Whatsapp
Presiden Prancis Emmanuel Macron menunggu untuk menyambut Presiden Laos dalam pertemuan di Istana Elysee, sebagai bagian dari KTT Francophonie ke-19, di Paris, pada 4 Oktober 2024. (Foto: AFP)

Macron juga mengkritik keputusan Netanyahu untuk mengirim pasukan dalam melakukan operasi darat di Lebanon.

DN – Presiden Prancis Emmanuel Macron, Sabtu (5/10), mengimbau komunitas Barat untuk menghentikan pengiriman senjata ke Israel untuk digunakan di Gaza. Ajakan tersebut memicu tanggapan keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Macron juga mengkritik keputusan Netanyahu untuk mengirim pasukan dalam melakukan operasi darat di Lebanon.

“Saya pikir hari ini, prioritasnya adalah kita kembali ke solusi politik, bahwa kita berhenti mengirim senjata untuk berperang di Gaza,” kata Macron kepada penyiar Prancis, France Inter.

“Prancis tidak mengirim apa pun,” tambahnya selama wawancara, yang direkam pada Selasa.

Sebuah keluarga Palestina tiba di Kota Gaza setelah mengungsi dari rumah mereka di wilayah Jabalia pada 6 Oktober 2024, setelah tentara Israel memerintahkan warga untuk mengungsi dari wilayah utara Gaza. (Foto: AFP)
Sebuah keluarga Palestina tiba di Kota Gaza setelah mengungsi dari rumah mereka di wilayah Jabalia pada 6 Oktober 2024, setelah tentara Israel memerintahkan warga untuk mengungsi dari wilayah utara Gaza. (Foto: AFP)

Macron menegaskan kembali kekhawatirannya atas konflik di Gaza yang terus berlanjut meskipun ada seruan berulang kali untuk melakukan gencatan senjata.

“Saya pikir kami tidak didengarkan,” katanya. “Saya pikir itu adalah kesalahan, termasuk untuk keamanan Israel,” katanya, seraya menambahkan bahwa perang itu mengarah pada “kebencian”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *