MOJOKERTO | DN – Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto telah mengajukan sembilan titik halte potensial kepada Kementerian Perhubungan untuk rencana pembukaan trayek angkutan perintis DAMRI rute Lamongan – Mojokerto.
“Ada 9 titik potensial yang sudah kami survei dan sudah diajukan ke kementerian untuk didirikan halte,” terang Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, pada Selasa (30/7/2024).
Terkait kapan dibukanya trayek rute Lamongan – Mojokerto via Kemlagi tersebut, masih menunggu hasil kajian teknis dari pemerintah pusat.







