( DN ) – Fadi al-Zant, seorang bocah berusia enam tahun, menderita malnutrisi berat. Tulang rusuknya terlihat menonjol di bawah kulitnya yang kering, dan matanya tampak cekung. Ia berbaring lemah di Rumah Sakit Kamal Adwan, yang terletak di utara Gaza, sebuah wilayah yang saat ini menghadapi kelaparan.
Kaki Fadi yang kurus kering tidak mampu lagi menopang tubuhnya untuk berjalan.
Foto-foto Fadi sebelum konflik menunjukkan ia adalah seorang anak yang ceria dan sehat. Dalam foto-foto tersebut, ia berdiri di samping saudara kembarnya yang lebih tinggi, dengan sisiran rambut yang rapi. Dalam klip video singkat, ia terlihat menari di sebuah pesta pernikahan bersama seorang gadis kecil.
Fadi menderita fibrosis kistik. Sebelum konflik, ia memperoleh akses ke obat-obatan yang kini sulit ditemukan oleh keluarganya, serta makanan seimbang yang kini langka di wilayah terisolasi Palestina, seperti yang diungkapkan ibunya, Shimaa al-Zant.
Fibrosis kistik sendiri adalah penyakit genetika yang menyebabkan kerusakan pada sistem pernapasan, sistem pencernaan dan organ-organ tubuh lainnya.
“Kondisinya semakin buruk. Dia semakin lemah. Dia terus kehilangan kemampuannya untuk melakukan sesuatu,” katanya dalam video yang diperoleh Reuters. “Dia tidak bisa berdiri lagi. Saat saya membantunya berdiri, dia langsung terjatuh.”
Para dokter dan sejumlah dan lembaga bantuan mengatakan Gaza menghadapi kekurangan makanan, obat-obatan dan air bersih, setelah lebih dari lima bulan Israel menyerang wilayah itu, baik di darat maupun udara. Operasi Israel tersebut merupakan balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober.










