Diduga Mabuk, Lima Orang Dewasa Aniaya Bocah SMP Hingga Babak Belur

  • Whatsapp

Kasus tersebut telah tercatat dalam Surat Keterangan Laporan Pengaduan (SKLP) Nomor: STTP/15/OV/2026/Reskrim tertanggal 10 April 2026. Albar menuturkan, pengeroyokan bermula dari salah paham. Lima orang yang diduga dalam kondisi mabuk mengira teriakan korban ditujukan kepada mereka. “Meski sudah menjelaskan, keponakan saya tetap dipukuli. Bahkan temannya sempat kena pukul sebelum berhasil melarikan diri,” tambahnya.

Akibat serangan itu, korban mengalami hidung berdarah, wajah lebam, serta gigi goyang. Keluarga berharap polisi segera menangkap para pelaku. “Kami tidak ingin kasus ini melebar menjadi pengadilan jalanan. Harus ada keadilan,” tegas Albar yang juga wartawan TVRI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *