Lebih lanjut, Riyawan menekankan bahwa Diskominfo semestinya tidak menutup diri terhadap kerja sama media manapun.
Tugas mereka adalah menjamin arus informasi yang merata, bukan membentuk lingkaran eksklusif yang hanya menguntungkan segelintir pihak.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala Diskominfo Bojonegoro, Heri Widodo, terkait isu tersebut berakhir tanpa jawaban.
Pesan yang dikirimkan wartawan melalui WhatsApp pada Jum’at (16/5/2025) tidak direspons, menambah kesan bahwa instansi ini enggan terbuka terhadap kritik.








