“Kami belum bisa bersih-bersih, belum ada air, belum cukup makanan dan obat-obatan. Rumah kami hancur semua,” tuturnya.
Irwansyah berharap pemerintah pusat segera mempercepat proses pemulihan agar warga bisa kembali beraktivitas dan mencari nafkah. “Kami sangat butuh bantuan. Tolong percepat pemulihan agar kami bisa hidup layak kembali,” ujarnya penuh harap.
Distribusi bantuan dan tenaga medis dilaporkan masih terganjal akses yang sulit dan minimnya koordinasi. Beberapa titik pengungsian belum mendapatkan pasokan logistik yang memadai, termasuk kelambu dan obat anti nyamuk, yang sangat dibutuhkan warga di tengah ancaman penyakit pascabanjir.








