Sebagai seorang patih sekaligus panglima perang dari adipati ke-3 Lamongan, Raden Panji Puspa Kusuma, Mbah Sabilan dikenal sebagai pejuang yang gugur di medan perang demi membela daerahnya. Oleh karena itu, ia dikenang sebagai pejuang sabilillah.
Kegiatan ziarah ini menjadi refleksi bagi masyarakat Lamongan untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan para leluhur, serta menjadikannya sebagai landasan dalam membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing. [J2]








