LAMONGAN | DN – Modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kini semakin meresahkan masyarakat. Para pelaku menggunakan aplikasi WhatsApp untuk menghubungi target mereka, mengklaim ingin melakukan revisi data penanggung jawab wajib pajak dengan dalih adanya program baru dari DJP.
Salah satu korban, Jojo, mengaku menerima pesan tersebut dari seseorang yang mengklaim sebagai pegawai DJP pusat. Dalam pesan itu, pelaku menyertakan ID card atas nama Aldo Rizaldi beserta NIP yang terlihat resmi. “Saya awalnya dapat pesan WA soal program baru dari orang yang katanya kantor pajak pusat,” ujar Jojo saat diwawancarai.








