Waspada Cuaca Ekstrem di Lamongan, Petani Tunda Tanam di Tengah Ketidakpastian Musim

  • Whatsapp

“Biasanya akhir Juni sudah kemarau dan kami mulai menanam tembakau. Tapi karena hujan masih sering turun, kami harus menunda tanam. Kalau dipaksa, bisa busuk akarnya,” keluh Sarijan (57), petani tembakau di Dradahblumbang Kecamatan Kedungpring.

Selain itu, Mustofa seorang petani padi di Dusun Tlebung, Desa Mojodadi, Kecamatan Kedungpring juga menyatakan kekhawatirannya terkait genangan air yang terlalu lama di lahan bisa merusak dan menghabiskan tanaman padi miliknya. Mereka berharap ada kepastian musim agar jadwal tanam tidak terganggu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *