Kekhawatiran Surip dan warga lainnya bukan hanya soal bau, tetapi juga potensi kecelakaan karena jalan sempit yang sering dilalui anak-anak.
Bersama warga lainnya, Surip telah berdiskusi mengenai keberatan mereka dan merencanakan untuk melaporkan situasi ini kepada kepala desa sesegera mungkin.
“Saya hanya ingin tahu tujuan pemerintah menampung sampah di tempat tersebut, apakah akan diolah atau hanya dibiarkan begitu saja,” pungkasnya. [SIS]








