“Padahal di sebelah utara tol itu ada SD 1, jadi saya khawatir bau busuk ini akan berdampak pada siswa-siswa di sana dan bisa menimbulkan berbagai penyakit.”
Surip juga menyoroti bahwa lokasi pembuangan sampah tersebut dulunya adalah sawah yang kini telah dibangun tanggul-tanggul untuk dijadikan tempat pembuangan sampah.
Ia terkejut melihat truk-truk sampah melewati desanya selama dua hari terakhir, terutama karena mereka beroperasi dari pukul 09.00 pagi hingga 04.00 sore.
“Selain bau menyengat, air yang tumpah dari bak truk juga sangat mengganggu. Saya juga keberatan jika sampah di pembuangan sementara ini menumpuk seperti gunung,” tambahnya.








