“Alhamdulillah walaupun dengan kondisi cuaca tak tentu tapi dengan semangat masyarakat luar biasa. Produksi jagung Kabupaten Lamongan termasuk bagian terbesar untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat di Jawa Timur ini khususnya. Jagung dengan 562.000 Ton di tahun 2023 ini menunjukkan bahwa Kabupaten Lamongan dengan 33% PDRBnya dikontribusikan dari sektor pertanian. Kita semua terus mengalami peningkatan setiap tahun secara kualitas maupun kuantitas,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.
Selain itu, berbagai inovasi juga terus dikembangkan Pemkab Lamongan salah satunya melalui inovasi Tersapujagad (Ternak Sapi Usaha Jagung Meningkat). Program ini dinilai tidak hanya menciptakan peluang ekonomi baru, namun juga memastikan adanya kesempatan yang sama diseluruh lapisan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas berbagai arahan, petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh Beliau. Tentu kita akan adaptasikan di lapangan dalam memberikan inovasi supaya bisa terintegrasi antara peternakan pertanian jagung, karena kita memang juga punya inovasi Tersapujagat ‘ternak sapi jagung meningkat’ seperti apa yang telah disampaikan Pak Wamentan ini tadi. Mudah-mudahan ke depan bisa setiap tahunnya semakin meningkat dan mudah-mudahan di tahun ini yang ada sedikit gangguan el-nino, saya yakin masyarakat mempunyai semangat,” pungkasnya. [J2/Red]








