“Kami sangat kecewa dengan tindakan Pak Lurah. Setiap kali ada warga datang mengurus surat-surat, selalu ada saja permintaan uang. Ini sangat memberatkan kami sebagai warga,” ungkap salah satu warga.
Sentimen yang sama juga diungkapkan oleh warga lainnya. Mereka merasa bahwa tindakan Husriadi telah mencoreng nama baik pemerintah dan membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap aparatur kelurahan. Sejumlah warga menyampaikan tuntutan tertulis kepada Penjabat Bupati Takalar waktu itu, meminta agar Husriadi diberikan sanksi tegas atas perbuatannya.








