Meski tidak dapat merenovasi rumah tersebut, Mimik menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan Mbah Mesna tetap menjadi prioritas. Ia meminta pemerintah desa dan petugas Puskesmas setempat untuk rutin memantau kondisi kesehatan Mbah Mesna serta memastikan kebutuhan dasarnya tetap terpenuhi.
“Kami akan terus berkoordinasi agar Mbah Mesna tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang dibutuhkan. Ini bentuk kepedulian kita terhadap warga lanjut usia yang rentan,” tegasnya. [Swd]








